Kanal

Suasana Ramadan Hidup di Masjid Raya Annur, Jadi Magnet Warga dari Berbagai Daerah

PEKANBARU - Suasana bulan suci Ramadan Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau terasa semakin hidup. Apalagi banyak program yang dibuat oleh Badan Pengelola untuk memeriahkan bulan puasa. 

Hal ini terlihat dari banyaknya warga yang datang ke Masjid Raya Annur. Mereka datang dari berbagai daerah di Riau dan provinsi lainnya. 

Bahkan menjelang waktu berbuka, ratusan warga tampak memadati halaman masjid menunggu waktu berbuka puasa. Badan Pengelola Masjid Raya Annur Provinsi pun menyiapkan lebih 300 takjil dan nasi kota/bungkus untuk jemaah berbuka puasa. Semua gratis karena kegiatan ini didukung oleh Baznas Riau.

Namun demikian, ada juga warga yang datang membawa menu berbuka puasa. Atau membeli di Bazar Ramadan dalam area Masjid Raya Annur. Banyak pilihan menu di sana. Ada 30 stan berjejer dengan berbagai pilihan menu. Termasuk juga aksesoris, parfum, madu, pakaian dan lainnya.

Pelayanan yang tertata rapi, suasana masjid yang nyaman, termasuk bacaan imam yang merdu, menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi kalangan generasi Z dan keluarga muda.

Hal ini diakui salah seorang pelajar SMA di Pekanbaru, Mutia. Ia mengaku sengaja datang bersama orang tuanya untuk merasakan suasana Tarawih di Masjid Raya Annur.

“Bacaan imamnya enak didengar, ayatnya nggak terlalu panjang tapi tetap khusyuk. Jadi kami yang masih sekolah ini bisa ikut Tarawih sampai selesai tanpa merasa berat,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Mutia mengatakan, selain faktor bacaan imam, kenyamanan area salat dan pengaturan saf yang rapi membuatnya betah beribadah. Menurut dia, suasana masjid yang luas dan tertib memberikan pengalaman Ramadan yang berbeda dibandingkan hari biasa.

Hal senada disampaikan Aqila, siswi lainnya di Pekanbaru. Ia mengaku baru pertama kali Tarawih di Masjid Raya Annur tahun ini. “Suasananya adem dan tertib. Ditambah lagi ada takjil dan makan gratis, jadi terasa kebersamaan Ramadan-nya,” katanya.

Tidak hanya kalangan pelajar, keluarga dari berbagai wilayah di Pekanbaru juga turut meramaikan Tarawih di Masjid Raya Annur. Mahyudin, warga Panam, mengaku sengaja membawa istri dan dua anaknya untuk beribadah di masjid tersebut.

“Kami ingin anak-anak merasakan suasana Ramadan yang berbeda. Tarawihnya tidak terlalu lama karena bacaannya bagus, jadi anak-anak tetap nyaman. Setelah itu bisa berbuka bersama di halaman masjid,” ujarnya.

Mahyudin menilai layanan berbuka puasa mulai dari takjil hingga nasi yang disediakan panitia sangat membantu jemaah, terutama bagi keluarga yang datang dari jarak cukup jauh. Namun demikian, mereka datang dengan membawa sendiri menu berbuka dari rumah dan berbaur dengan jemaah di halaman depan masjid Raya Annur.

Sementara itu, Imam Besar sekaligus Ketua Harian BPMR Masjid Raya An-Nur Riau, Dr. H. Zul Ikromi, Lc,. M.A., menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat. Menurutnya, pengurus masjid berupaya menghadirkan Ramadan yang ramah bagi semua kalangan, baik generasi muda maupun keluarga.

“Kami ingin Masjid Raya An-Nur menjadi rumah bersama bagi umat. Tarawih dengan bacaan yang ringan dan merdu, layanan berbuka gratis, serta bazar Ramadan adalah bagian dari ikhtiar kami untuk memberikan kenyamanan dan menghadirkan suasana ibadah yang khusyuk sekaligus membahagiakan,” ujar Zul Ikromi.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Ramadan Masjid Raya Annur, Dr H Zulkarnain Umar MSi, menambahkan bahwa panitia juga menghadirkan layanan pijat refleksi dan konsultasi zakat bagi jamaah. Layanan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan kenyamanan sekaligus edukasi kepada masyarakat terkait kewajiban zakat.

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan Ramadan di Masjid Raya Annur Provinsi Riau mendapat dukungan dari Baznas Riau, termasuk penyediaan layanan berbuka puasa dan fasilitas sosial lainnya, sehingga pelaksanaan ibadah dan pelayanan umat dapat berjalan optimal sepanjang bulan suci.

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER