pilihan +INDEKS
Pekanbaru Resmi Berstatus Darurat Sampah, Berlaku Mulai Hari Ini Rabu 15 Januari
PEKANBARU - Tumpukan sampah yang terlihat di mana-mana sejak awal tahun 2025 membuat masyarakat Kota Pekanbaru resah. Tidak jarang tumpukan sampah telah 'menggunung' dan memakan badan jalan akibat tidak tersangkut maksimal oleh petugas.
Untuk menyelesaikan persoalan tumpukan sampah tersebut maka Penjabat Wali Kota Pekanbaru Roni Rakhmat menetapkan status darurat sampah.
Penetapan status tersebut sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Walikota Pekanbaru Nomor 236 Tahun 2025 Tentang Penetapan Status Darurat Sampah, yang ditandatangani oleh Pj Walikota Pekanbaru Roni Rakhmat, Selasa 14 Januari 2025.
Berdasarkan SK tersebut disebutkan kalau status darurat sampah berlaku mulai hari ini, Rabu 15 Januari dan berakhir pada 21 Januari 2025.
Disebutkan kalau penetapan status itu dalam rangka menjaga terjadinya pencemaran lingkungan akibat penumpukan sampah yang terjadi saat ini serta dalam rangka untuk melaksanakan pelayanan di bidang persampahan.
Tak hanya itu untuk menyelesaikan persoalan sampah selama masa darurat maka Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, agar menyediakan transportasi kendaraan dinas operasional angkutan sampah untuk mengangkut sampah dari sumber sampah dan Tempat Penampungan Sementara (TPS) ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Selain kendaraan operasional, DLHK juga diminta untuk menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengangkut sampah dari sumber dan TPS ke TPA.
Kemudian DLHK juga diminta untuk memberitahukan kepada masyarakat agar mengurangi produksi sampah, memperbanyak kawasan bebas sampah, mengolah sampah organik secara mandiri dan mengurangi penggunaan plastik.
Dalam SK Penetapan Status Darurat Sampah ini juga menegaskan bahwa bahan bakar minyak dalam pelaksanaan pengangkutan sampah dari sumber dam TPS ke TPA menjadi beban pihak ketiga yang telah ditetapkan sebagai penyedia jasa angkutan persampahan tahun 2025.
Begitu juga dengan tonase sampah yang diangkut dengan menggunakan mobil dinas operasional sampah DLHK dari sumber sampah dan TPS ke TPA tidak menjadi perhitungan pembayaran dari realisasi tonase angkutan.
Berita Lainnya +INDEKS
Perkuat Marwah Melayu, LAMR dan LAM Jambi Pererat Sinergi Adat
PEKANBARU – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau menerima ku.
Kado Hari Jadi Riau: 69 Putra-Putri Terbaik Berkesempatan Raih Sertifikat K3 Umum
PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Tenaga K.
Tesso Nilo dan Tanah Ulayat Jadi Fokus Pembahasan Pemprov Riau dan ATR/BPN
PEKANBARU – Penanganan persoalan pertanahan di kawasan Taman Nasional.
Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Polisi Aktif Rawat Kebun Jagung Binaan
Pekanbaru – Komitmen Polsek Kawasan Pelabuhan Polresta Pekanbaru dalam mendukung program ke.
Hangat Telur Puyuh dan Asa Ketahanan Pangan di Tepi Pekanbaru
Pekanbaru - Rintik gerimis yang membasahi kawasan Komplek Trans Jasa Indust.
Susun Rencana Kontingensi Terukur, Sesko TNI Terjunkan Pasis Dikreg 55 ke Riau
PEKANBARU - Sinergi antara pemerintah daerah dan Tentara Nasional Indonesia.







