pilihan +INDEKS
Sekda Kampar : Terkait Karhutla, Bersama Kita Lakukan Pencegahan
BANGKINANG KOTA - Musim kemarau saat ini sudah berjalan lebih kurang dua minggu belakangan, dengan demikian titik api diwilayah Provinsi Riau khususnya di wilayah Kabupaten Kampar telah mulai muncul.
Dengan demikian, sebelum terjadinya kebakaran di wilayah Kabupaten Kampar. Maka, Bupati Kampar Ahmad Yuzar,S.Sos,MT diwakili Sekretaris Daerah Kampar Hambali,SE,MH minta agar seluruh elemen melakukan pencegahan sebelum terjadinya kebakaran.
Hal tersebut disampaikan Sekda Kampar Hambali saat memimpin rapat Koordinasi Penanganan dan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan tahun 2025 di ruang rapat lantai III Kantor Bupati Kampar, Selasa (22/4/2025).
Lebih lanjut, Hambali menyampaikan bahwa tercatat saat ini dari Januari s/d April 2025 telah terjadi kebakaran hutan dan lahan lebih kurang seluas 11,2 hektar dengan enam titik api antara lain terdapat di Kecamatan Kampar Kiri tiga titik, Kuok dua titik dan satu titik di Kecamatan XIII Koto Kampar.
Dengan demikian, Hambali minta khususnya kepada Tim Satuan Tugas (Satgas) Karhutla kampar agar serius dalam pencegahannya, "Lebih baik mencegah dari pada mengobati". Karena ini selalu terjadi, dan pernah terjadi kebakaran yang luar biasa dan berdampak kepada kehidupan kita."ucap Hambali"
Selain itu, kepada para Camat dan Kepala Desa juga diminta untuk menyampaikan dan mensosialisasikan kepada masyarakat terkait antisipasi Karhutla di wilayah Kabupaten Kampar khususnya Kecamatan Tambang yang terus terjadi setiap tahunnya. Saling mengingatkan, dan saling memberi informasi."tutur Hambali".
Sementara itu Kepala Manggala Agni Daops Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan Sumatera 4 Pekanbaru Chaerul Ginting, dalam kesempatan itu bahwa Wilayah KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) yang sering terjadi kebakaran adalah diwilayah KPH Kampar Kiri Sungai Pagar dan Batu Gajah Suligi, Kawasan hutan Bukit Bungkuk dan SM Rimbang Baling.
Dimana untuk di Kabupaten Kampar sendiri, kebakaran pada tahun 2020 data dari Kementrian LHK masih dibawah 100 hektar, namun dari sampai tahun 2024 yang lalu sudah mencapai 585 Hektar yang menjadikan peringkat nomor 6 tertinggi di Provinsi Riau.
Berita Lainnya +INDEKS
8 Ranperda Dibahas, Pemkab dan DPRD Kampar Perkuat Arah Pembangunan Daerah
Bangkinang Kota — Delapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi perhatian dalam Rap.
Bupati Kampar Apresiasi Ninik Mamak dan Masyarakat Telah Menjaga Alam
Kampar Kiri Hulu – Tradisi Mancokau Ikan di Lubuk Larangan Desa Tanjung Belit, Kecamatan Ka.
Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Penguatan Perlindungan Perempuan dan Anak
BANGKINANG KOTA – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT. mengikuti Zoom Meeting Rapat Ko.
Kebakaran Perkebunan Kelapa di Inhil Akibatkan Asap Pekat Selimuti Jalan
TEMBILAHAN - Tim gabungan yang terdiri dari DPKP, BPBD, TNI, Polri, serta p.
Gala Desa Se Riau, Bupati Kampar Dorong Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
KAMPAR – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, mendorong pembinaan olahraga sepak bola secara be.
MPLS Ramah Wujudkan Lingkungan Belajar Yang Aman, Nyaman dan Penuh Kasih
Salo-Bunda PAUD Kabupaten Kampar Bunda Tengku Nurheryani didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kepem.







