pilihan +INDEKS
Bersama Al-Qur'an, Erman Gani Bangun Semangat Generasi Emas Kampar di Arena MTQ Riau
Kuantan Singingi – Di tengah padatnya rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau, ada satu momen yang berlangsung tanpa gemerlap panggung, tetapi meninggalkan kesan mendalam di hati para qari dan qariah Kabupaten Kampar. Senin (29/6/2026), ruang sederhana di pemondokan putra Kafilah Kampar menjadi tempat bertemunya nasihat, harapan, dan doa.
Di hadapan puluhan putra-putri terbaik Kampar, Ketua LPTQ Kabupaten Kampar, Dr. H. Erman Gani, M.A., tidak sekadar memberikan arahan. Ia menguatkan hati mereka, mengingatkan kembali bahwa perjuangan di arena MTQ bukan hanya tentang mengejar nilai atau prestasi, tetapi tentang menjaga kemuliaan Al-Qur'an yang mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan suasana penuh keakraban, Erman Gani mengajak seluruh peserta memperkuat persaudaraan. Menurutnya, selama berada di MTQ, tidak ada lagi sekat antarpeserta. Semuanya adalah satu keluarga besar yang memiliki tujuan yang sama, yakni mengharumkan nama Kabupaten Kampar sebagai Negeri Serambi Mekkah Provinsi Riau.
"Jaga shalat lima waktu. Anggaplah kita ini satu keluarga sehingga kita memiliki rasa tanggung jawab satu sama lain," pesannya.
Nasihat yang paling membekas disampaikan melalui sebuah perumpamaan sederhana. Ia mengangkat filosofi selembar tisu. Menurutnya, tisu biasa mungkin tidak bernilai dan bisa saja terinjak tanpa dipedulikan. Namun, ketika pada tisu itu tertulis ayat suci Al-Qur'an, tak seorang pun akan berani menginjaknya karena kemuliaan firman Allah yang melekat padanya.
Begitu pula seorang qari dan qariah. Kemuliaan bukan hanya karena mampu melantunkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan indah, tetapi karena mampu menjaga akhlak, ibadah, dan perilaku sesuai tuntunan Al-Qur'an.
"Jangan sampai kita membawa Al-Qur'an, tetapi justru merendahkan diri sendiri karena lalai menjaga shalat," ungkapnya.
Bagi Erman Gani, usia muda para peserta merupakan masa terbaik untuk membangun fondasi menjadi Generasi Emas Indonesia. Karena itu, ia mengingatkan agar setiap qari dan qariah membiasakan diri melawan rasa malas, terus belajar, berlatih, dan menjaga semangat dalam setiap langkah kehidupan.
Tausiyah tersebut bukan hanya menjadi bekal menghadapi perlombaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kemenangan sejati bukan semata-mata membawa pulang piala. Kemenangan yang lebih besar adalah ketika nilai-nilai Al-Qur'an benar-benar hidup dalam diri setiap peserta, menjadi cahaya yang menerangi masa depan mereka dan menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Kampar.
Di Negeri Jalur, tempat para duta Al-Qur'an dari seluruh Riau berkumpul, Kafilah Kampar tidak hanya mempersiapkan penampilan terbaik di atas panggung. Mereka juga sedang ditempa menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup sepanjang hayat.
Berita Lainnya +INDEKS
8 Ranperda Dibahas, Pemkab dan DPRD Kampar Perkuat Arah Pembangunan Daerah
Bangkinang Kota — Delapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi perhatian dalam Rap.
Bupati Kampar Apresiasi Ninik Mamak dan Masyarakat Telah Menjaga Alam
Kampar Kiri Hulu – Tradisi Mancokau Ikan di Lubuk Larangan Desa Tanjung Belit, Kecamatan Ka.
Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Penguatan Perlindungan Perempuan dan Anak
BANGKINANG KOTA – Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT. mengikuti Zoom Meeting Rapat Ko.
Kebakaran Perkebunan Kelapa di Inhil Akibatkan Asap Pekat Selimuti Jalan
TEMBILAHAN - Tim gabungan yang terdiri dari DPKP, BPBD, TNI, Polri, serta p.
Gala Desa Se Riau, Bupati Kampar Dorong Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
KAMPAR – Bupati Kampar Ahmad Yuzar, mendorong pembinaan olahraga sepak bola secara be.
MPLS Ramah Wujudkan Lingkungan Belajar Yang Aman, Nyaman dan Penuh Kasih
Salo-Bunda PAUD Kabupaten Kampar Bunda Tengku Nurheryani didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kepem.







