<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://AsumsiSolusi.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://AsumsiSolusi.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>8 Ranperda Dibahas, Pemkab dan DPRD Kampar Perkuat Arah Pembangunan Daerah</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3034/8-ranperda-dibahas-pemkab-dan-dprd-kampar-perkuat-arah-pembangunan-daerah</link><description>&lt;p&gt;Bangkinang Kota &amp;mdash; Delapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi perhatian dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kampar. Pembahasan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat landasan hukum pembangunan sekaligus menjawab berbagai kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kampar. Senin (7/9).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si. mengikuti pembukaan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kampar yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kampar. Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi, didampingi para Wakil Ketua dan diikuti anggota DPRD Kampar. Turut hadir Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dalam paripurna tersebut, Pemkab Kampar menyampaikan empat Ranperda usulan pemerintah daerah, yakni tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Tahun 2026&amp;ndash;2035, Ketenagakerjaan, Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat, serta perubahan atas Perda Kabupaten Kampar Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Selain itu, DPRD Kabupaten Kampar turut menyampaikan empat Ranperda inisiatif, yakni tentang Desa Adat, Tanah Ulayat, Masjid Paripurna dan Desa Wisata. Delapan Ranperda tersebut dinilai memiliki keterkaitan erat dengan penguatan tata kelola pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, pelestarian nilai budaya, hingga pengembangan potensi daerah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Rapat kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pandangan umum fraksi&#45;fraksi DPRD Kampar terhadap empat Ranperda usulan Pemkab Kampar serta pendapat Bupati Kampar yang dalam kesempatan ini disampaikan Wakil Bupati Misharti terhadap empat Ranperda inisiatif DPRD. Melalui pembahasan yang komprehensif, Pemkab dan DPRD Kampar diharapkan dapat menghasilkan regulasi yang responsif, aplikatif dan benar&#45;benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Kampar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/77191597838-32036a51278afa12111babea24ff27ba.jpeg"/><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 14:48:30 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3034/8-ranperda-dibahas-pemkab-dan-dprd-kampar-perkuat-arah-pembangunan-daerah</guid></item><item><title>Bupati Kampar Apresiasi Ninik Mamak dan Masyarakat Telah Menjaga Alam</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3033/bupati-kampar-apresiasi-ninik-mamak-dan-masyarakat-telah-menjaga-alam</link><description>&lt;p&gt;Kampar Kiri Hulu &amp;ndash; Tradisi Mancokau Ikan di Lubuk Larangan Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, kembali menjadi momentum yang sarat makna. Bukan hanya sebagai tradisi turun&#45;temurun, kegiatan ini menjadi bukti nyata kuatnya peran ninik mamak dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mempererat silaturahmi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kegiatan Mancokau Ikan yang dilaksanakan pada Sabtu (5/9/2026) tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Kampar Ahmad Yuzar. Menurutnya, keberadaan Lubuk Larangan merupakan bentuk kearifan lokal yang patut dipertahankan karena mampu menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan kelestariannya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi kepada para ninik mamak, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat Desa Tanjung Belit yang selama ini konsisten menjaga kawasan sungai melalui aturan adat yang telah diwariskan secara turun&#45;temurun.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Lubuk Larangan ini bukan saja menjadi sumber pencaharian masyarakat, namun lebih dari itu menjadi salah satu bentuk nyata dalam menjaga sumber daya alam. Prinsipnya sederhana, jaga alam, maka alam akan menjaga kita,&amp;rdquo; ujar Ahmad Yuzar&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ikut Hadir mendampingi Bupati Kampar didampingi oleh Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah S.STP M.Si dan isteri yang juga Ny. Yuni Pratiwi Sari Ardi Mardiansyah , Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Afdal, ST, MT, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kampar Zulfahmi, Kepala Bapenda Kampar Zamhur, ST, MT, Kepala Dinas Pertanian Nurilahi Ali, Ketua Baznas Kampar Arizon, SE, Camat Kampar Kiri Hulu Bustamar beserta Forkopimcam, para Kabag di Lingkungan Setda Kampar Kepala desa Tanjung Belit Efri Desmi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Serta terlibat pula Ninik Mamak Kenegerian Tanjung Belit, tokoh masyarakat, tokoh pemuda &amp;nbsp;dan Masyarakat Tanjung Belit yang anstusia mengikuti rangkaian mancokau Ikan&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Bupati Kampar Ahmad Yuzar melempar jala yang menandai dibukanya secara resmi Mancokau Ikan mengatakan manfaat dari kepedulian masyarakat terhadap alam tersebut dapat dirasakan secara langsung.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dengan menjaga sungai dan memberikan ruang bagi ikan untuk berkembang biak, masyarakat akhirnya dapat menikmati hasilnya melalui kegiatan Mancokau yang dilakukan secara bersama&#45;sama.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Hal ini telah kita saksikan hari ini. Dengan menjaga sungai sebagai tempat berkembang biaknya ikan, maka kita dapat melakukan panen ikan yang kita lakukan hari ini. Ini adalah hasil dari kesabaran, kepatuhan dan komitmen masyarakat dalam menjaga alam,&amp;rdquo; katanya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ahmad Yuzar menilai tradisi Mancokau Ikan juga memiliki nilai sosial dan budaya yang sangat tinggi. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berkumpul dan mempererat hubungan kekeluargaan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Melalui Mancokau ini, jalinan silaturahmi semakin erat. Yang jauh pulang ke kampung untuk berjumpa sanak famili dan keluarga. Ini bukan hanya tentang ikan, tetapi tentang kebersamaan, tentang adat dan tentang bagaimana kita menjaga hubungan sesama,&amp;rdquo; ungkapnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Lebih jauh, Bupati Kampar melihat tradisi Lubuk Larangan dan Mancokau Ikan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari daya tarik wisata berbasis kearifan lokal.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ketika tradisi, alam dan kebersamaan masyarakat dapat dipertahankan, maka dampaknya tidak hanya dirasakan dari sisi sosial dan lingkungan, tetapi juga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Ekonomi masyarakat bergerak, pariwisata menggeliat dan masyarakat ikut merasakan semarak ini,&amp;rdquo; tutur Ahmad Yuzar.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ia berharap tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur tersebut terus dipelihara dan dikenalkan kepada generasi muda. Sebab, menjaga Lubuk Larangan berarti menjaga sungai, menjaga ikan, menjaga lingkungan dan pada akhirnya menjaga kehidupan masyarakat itu sendiri.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan serta mempertahankan nilai&#45;nilai adat yang telah terbukti mampu menjadi benteng dalam melindungi sumber daya alam.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Semoga apa yang dilakukan masyarakat Tanjung Belit ini terus dipertahankan. Jangan hanya kita nikmati hasilnya hari ini, tetapi mari kita jaga agar anak cucu kita nanti juga dapat merasakan manfaatnya,&amp;rdquo; pungkasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Tradisi Mancokau Ikan pun menjadi gambaran nyata bahwa ketika adat dijaga, alam dipelihara dan masyarakat bersatu, maka manfaatnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk keberlanjutan sumber daya alam, kebersamaan, serta tumbuhnya perekonomian dan pariwisata lokal.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/58612207887-e19d3f6357f7861b8c54dd52f7654a3d.jpeg"/><pubDate>Sat, 05 Sep 2026 14:47:32 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3033/bupati-kampar-apresiasi-ninik-mamak-dan-masyarakat-telah-menjaga-alam</guid></item><item><title>Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Penguatan Perlindungan Perempuan dan Anak</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3032/bupati-kampar-h-ahmad-yuzar-ikuti-rakor-pengendalian-inflasi-dan-penguatan-perlindungan-perempuan-dan-anak</link><description>&lt;p&gt;BANGKINANG KOTA &amp;ndash; Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT. mengikuti Zoom Meeting Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan pembahasan verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Ruang Bersama Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kegiatan tersebut diikuti Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT. dari Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Kampar. Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Asisten II Setda Kampar Drs. Muhammad, M.Si., serta Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kampar Drs. H. Edi Afrizal, M.Si.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Rakor secara virtual dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian, bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si., serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) H. Yandri Susanto, S.Pi., M.Pd.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah Penandatanganan SKB tentang Ruang Bersama Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan serta perlindungan terhadap anak.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dalam paparan mengenai Ruang Bersama Indonesia, disampaikan bahwa komitmen terhadap kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak memiliki landasan konstitusional sebagaimana dijamin dalam Pasal 28D UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Paparan tersebut juga menegaskan bahwa komitmen dan regulasi nasional menjadi dasar penting bagi kehadiran negara dalam memajukan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Hal tersebut sejalan dengan arah RPJMN 2025&amp;ndash;2029 yang mengusung pembangunan yang terintegrasi, inklusif, berkelanjutan dan berdaya saing. Dalam paparan tersebut, terdapat sejumlah fokus pembangunan, di antaranya Gender dan Inklusi Sosial, Sustainable Development Goals (SDGs), Transformasi Digital, Pembangunan Rendah Karbon, serta Pembangunan Berketahanan Iklim.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Keseluruhan agenda tersebut diarahkan untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, tangguh dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pengendalian Inflasi dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Selain membahas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Rakor juga membahas pengendalian inflasi sebagai langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pemerintah daerah didorong untuk terus memperkuat koordinasi dalam memantau perkembangan harga kebutuhan pokok, memastikan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi serta mengambil langkah strategis terhadap berbagai potensi yang dapat memengaruhi inflasi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dalam kesempatan yang sama, turut dibahas verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini diharapkan dapat memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT. menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar siap mendukung berbagai kebijakan pemerintah pusat melalui penguatan sinergi dan koordinasi di daerah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menurut Bupati, pengendalian inflasi, penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Pemerintah Kabupaten Kampar akan terus memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menjalankan berbagai program pemerintah, sehingga kebijakan yang dilaksanakan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,&amp;rdquo; ujar Bupati.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kampar berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah pusat sekaligus memperkuat pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, berdaya saing, serta memberikan perlindungan dan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/86712218442-e4bd41864ce7ec0b33c2ed58df8eb877.jpeg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 14:46:54 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3032/bupati-kampar-h-ahmad-yuzar-ikuti-rakor-pengendalian-inflasi-dan-penguatan-perlindungan-perempuan-dan-anak</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Perkuat Sinergitas dengan Kejari</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3031/pemko-pekanbaru-perkuat-sinergitas-dengan-kejari</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &amp;mdash; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat sinergitas dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru dalam mendukung penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam kegiatan coffee morning antara Pemko Pekanbaru dan Kejari Pekanbaru yang digelar di Aula Lantai 6 Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Kamis (3/9/2026).&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum silaturahmi jajaran Pemko Pekanbaru dengan Kepala Kejari (Kajari) Pekanbaru, Dr. Carel Williams, yang baru dilantik dan mendapat penugasan di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, bersama jajaran pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru menyambut langsung kedatangan Kajari Pekanbaru beserta rombongan.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Kajari yang baru, dan selamat bergabung menjadi masyarakat Pekanbaru,&amp;quot; kata Agung Nugroho usai kegiatan coffee morning.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Agung, sinergitas yang semakin kuat antara Pemko Pekanbaru dan Kejari Pekanbaru diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap penyelenggaraan pemerintahan sekaligus mendukung upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat mendukung pelaksanaan berbagai program pemerintah pusat, termasuk program&#45;program Presiden RI Prabowo Subianto.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita berharap dengan sinergitas ini bisa lebih menyejahterakan masyarakat dan mendukung program&#45;program dari Presiden RI, Prabowo Subianto,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Kajari Pekanbaru Carel Williams mengatakan, kegiatan coffee morning menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi setelah dirinya mendapat tugas baru di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita semua bersilaturahmi, untuk melanjutkan sinergitas serta kerja sama yang terjalin selama ini dengan baik,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain mempererat silaturahmi, Kejari Pekanbaru juga menyatakan kesiapan untuk memberikan pendampingan terhadap berbagai persoalan yang masih menjadi hambatan dalam penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Pemko Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Carel menyebut, sejumlah persoalan yang dapat menjadi bagian dari pendampingan tersebut antara lain terkait aset pemerintah serta temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang hingga kini belum terselesaikan.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita nanti juga akan menggandeng APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) untuk menyelesaikan hal tersebut sebagai bentuk sinergitas yang baik,&amp;quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/24186544421-860568346-fb_img_1788426801098.jpg"/><pubDate>Thu, 03 Sep 2026 14:45:40 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3031/pemko-pekanbaru-perkuat-sinergitas-dengan-kejari</guid></item><item><title>Pekanbaru Borong Empat Penghargaan di Ajang IMT&#45;GT Green City Award 2026</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3030/pekanbaru-borong-empat-penghargaan-di-ajang-imtgt-green-city-award-2026</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &amp;mdash; Kota Pekanbaru menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan memborong empat penghargaan dalam ajang&amp;nbsp;&lt;strong&gt;1st IMT&#45;GT Green City Award 2026&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;yang digelar di Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026).&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Empat penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap berbagai upaya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam mendorong pembangunan perkotaan yang hijau, berkelanjutan, inklusif, serta adaptif terhadap perubahan iklim.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diterima Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar yang hadir mewakili Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Pertemuan Kepala Daerah IMT&#45;GT ke&#45;32 yang melibatkan tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Pertemuan ini turut dihadiri para menteri, kepala daerah, perwakilan ASEAN, serta Asian Development Bank.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adapun empat penghargaan yang diraih Pekanbaru yakni:&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;1. Penghargaan Emas &amp;mdash; Ranking 1 Kategori Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;2. Penghargaan Perak &amp;mdash; Ranking 2 Kategori Pengelolaan Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem Perkotaan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;3. Penghargaan Perunggu &amp;mdash; Ranking 3 Kategori Pengelolaan Sampah Padat.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
&lt;strong&gt;4. Sertifikat Pengakuan &amp;mdash; Kategori Transportasi Berkelanjutan dan Mobilitas Rendah Karbon.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian seremonial, melainkan menjadi pengakuan internasional terhadap arah pembangunan Kota Pekanbaru menuju Metropolitan Green City.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;&amp;quot;Ini bukan sekadar piala, tetapi pengakuan internasional terhadap arah pembangunan Pekanbaru menuju Metropolitan Green City. Penghargaan ini menjadi tanggung jawab bagi kami untuk bekerja lebih keras,&amp;quot;&lt;/em&gt;&amp;nbsp;kata Agung.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi Pemko Pekanbaru untuk terus memperkuat berbagai program pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan dan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Direktur Pusat Kerja Sama Subregional IMT&#45;GT (CIMT), Amri Bukhairi Bakhtiar, turut mengapresiasi komitmen dan inovasi Pemko Pekanbaru dalam mendorong pembangunan perkotaan berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia mengatakan, penghargaan tersebut diberikan setelah Pekanbaru melalui proses penilaian dan evaluasi secara menyeluruh.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;&amp;quot;Setelah melakukan penilaian dan evaluasi menyeluruh, kami dengan senang hati memuji komitmen, inovasi, dan upaya berkelanjutan kota Anda dalam memajukan pembangunan perkotaan yang lebih hijau, inklusif, dan tahan terhadap perubahan iklim,&amp;quot;&lt;/em&gt;&amp;nbsp;ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Amri menyebut capaian tersebut sejalan dengan tujuan&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Sustainable Urban Development Framework (SUDF) IMT&#45;GT&lt;/strong&gt;.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia berharap penghargaan tersebut menjadi tonggak penting bagi Pekanbaru untuk terus mengambil peran dalam pengembangan kota berkelanjutan di kawasan IMT&#45;GT.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;em&gt;&amp;quot;Kami berharap dapat merayakan tonggak sejarah ini bersama&#45;sama dan menantikan kepemimpinan berkelanjutan kota Anda dalam memajukan pembangunan perkotaan berkelanjutan di seluruh Subwilayah IMT&#45;GT,&amp;quot;&lt;/em&gt;&amp;nbsp;pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/96148561367-80905102873-screenshot_20260911_085954_whatsapp.jpg"/><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 14:43:53 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3030/pekanbaru-borong-empat-penghargaan-di-ajang-imtgt-green-city-award-2026</guid></item><item><title>Wali Kota Agung Tinjau Drainase Jalan Paus, Dibangun 366 Meter untuk Atasi Banjir</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3029/wali-kota-agung-tinjau-drainase-jalan-paus-dibangun-366-meter-untuk-atasi-banjir</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &amp;mdash; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah membangun drainase di Jalan Paus, Kecamatan Marpoyan Damai.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wali Kota (Wako)&amp;nbsp; Pekanbaru Agung Nugroho meninjau langsung pembangunan drainase tersebut, Selasa (1/9/2026). Dalam peninjauan itu, Agung didampingi Kepala Dinas PUPR Edward Riansyah untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembangunan drainase tersebut ditargetkan menjadi salah satu solusi untuk mengurangi dampak banjir di kawasan Jalan Arifin Ahmad. Saluran drainase diperbesar dari ukuran sebelumnya dan dibangun hingga terhubung dengan aliran anak Sungai Paus.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena targetnya mengurangi banjir di Arifin Ahmad,&amp;quot; kata Agung Nugroho di sela&#45;sela tinjauan.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Agung, kondisi drainase sebelumnya tidak berfungsi secara optimal. Sebagian saluran juga tidak tersambung sehingga menyebabkan air tidak mengalir dengan baik.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, kapasitas drainase yang ada sebelumnya dinilai tidak mampu menampung debit air yang tinggi. Beberapa bagian saluran juga mengalami penyumbatan.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, Pemko Pekanbaru membangun ulang drainase mulai dari persimpangan Jalan Paus&#45;Arifin Ahmad hingga menuju anak Sungai Paus. Pembangunan drainase tersebut memiliki panjang sekitar 366 meter.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saluran baru dibuat dengan ukuran cukup besar, yakni lebar 3 meter dan kedalaman 1,5 meter. Untuk pembangunan tersebut, Pemko Pekanbaru mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pembangunan drainase juga akan dilanjutkan pada sisi lain Jalan Paus. Hal ini mengingat masih terdapat sejumlah saluran yang telah tertutup atau tidak lagi berfungsi.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Di beberapa titik lainnya juga sedang dalam pembangunan drainase juga. Di Jalan Paus ini, ada tokoh masyarakat yang menyampaikan ternyata dulu drainase itu tertutup. Ketika dibongkar drainase itu di dalamnya sudah padat, ada beton, sampah,&amp;quot; terangnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wako Agung berharap masyarakat turut menjaga drainase yang telah dibangun. Ia mengimbau warga tidak membuang sampah ke dalam saluran karena dapat menyebabkan penyumbatan dan kembali memicu banjir.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Percuma saja dibangun drainase jika kembali dipenuhi sampah dan dapat menyebabkan banjir,&amp;quot; tegasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/19651986980-83151479612-screenshot_20260901_142214_whatsapp.jpg"/><pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:43:06 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3029/wali-kota-agung-tinjau-drainase-jalan-paus-dibangun-366-meter-untuk-atasi-banjir</guid></item><item><title>Kebakaran Perkebunan Kelapa di Inhil Akibatkan Asap Pekat Selimuti Jalan</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3028/kebakaran-perkebunan-kelapa-di-inhil-akibatkan-asap-pekat-selimuti-jalan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;TEMBILAHAN&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Tim gabungan yang terdiri dari DPKP, BPBD, TNI, Polri, serta pemadam PLTU Tembilahan berjibaku memadamkan kebakaran areal perkebunan kelapa di Dusun Sungai Cakah, Desa Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir pada Minggu (13/9/2026). Kebakaran yang diduga mulai terjadi sejak pukul 13.00 WIB ini merembet cepat akibat kondisi lahan gambut yang mengering.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Peristiwa ini pertama kali diketahui setelah pihak kedinasan menerima laporan resmi mengenai kemunculan titik api di kawasan permukiman dan perkebunan warga. Lokasi kebakaran yang persis berada di tepi jalan lintas Desa Sungai Luar menuju Sungai Piring memudahkan armada meluncur ke titik kejadian.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir Junaidy mengonfirmasi bahwa penanganan langsung dilakukan begitu laporan dari pihak desa masuk.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Laporan dari Kepala Desa Sungai Luar kebakaran lahan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Kita bersama tim gabungan langsung bergerak ke lokasi,&amp;quot; kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir Junaidy pada Minggu (13/9/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Untuk menjinakkan kobaran api, DPKP Inhil menerjunkan dua regu operasional sebanyak 20 personel yang didukung dengan dua unit mobil pemadam kebakaran. Sementara itu, tim dari BPBD Inhil turut membantu penyemprotan dengan mengandalkan mesin pompa portabel di area terpelosok.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Personel lapangan terus menambah pasokan air guna melokalisasi rembetan api agar tidak mengancam permukiman di sekitarnya. Upaya penyiraman dilakukan secara masif mengingat potensi kebakaran vegetasi di area tersebut cukup tinggi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Bersama tim gabungan kami terus berupaya melakukan pemadaman,&amp;quot; ujar Junaidy.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Luas pasti area yang terdampak kebakaran hingga kini masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan. Namun, peristiwa tersebut telah menyebabkan timbulan kabut asap pekat yang mengganggu pandangan di sepanjang jalur lintas antardesa.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Struktur tanah gambut yang kering menyebabkan permukaan tanah berubah menjadi bara api sehingga proses pemadaman memerlukan kehati&#45;hatian ekstra dari petugas.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Dari pantauan tim kita, api tak cuma membakar pokok kelapa dan pinang. Lahan yang gambut kering seperti jadi bara,&amp;quot; tutur Junaidy.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/57140093216-1789298655.jpg"/><pubDate>Sun, 13 Sep 2026 14:42:20 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3028/kebakaran-perkebunan-kelapa-di-inhil-akibatkan-asap-pekat-selimuti-jalan</guid></item><item><title>Gandeng Forkopimda, Pemprov Riau Perkuat Optimalisasi Pajak dan Hak Daerah</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3027/gandeng-forkopimda-pemprov-riau-perkuat-optimalisasi-pajak-dan-hak-daerah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Pemerintah Provinsi Riau memperkuat upaya optimalisasi penerimaan pajak daerah melalui pencocokan data dan penataan kewajiban perpajakan pelaku usaha. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan potensi penerimaan daerah dapat dikelola secara tertib, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan, pihaknya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Optimalisasi Pajak Daerah. Satgas tersebut dibentuk sebagai wadah untuk menyelesaikan persoalan perpajakan sekaligus memastikan hak&#45;hak daerah dapat diterima secara optimal.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Tujuan utama kita mengumpulkan Bapak dan Ibu hari ini adalah untuk mencocokkan data, memperjelas kewajiban, dan menyelesaikan persoalan secara terbuka. Agar pengelolaan potensi pajak daerah dapat berjalan tertib, transparan, dan berkeadilan, Pemerintah Provinsi Riau bersama jajaran Forkopimda telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Optimalisasi Pajak Daerah,&amp;quot; katanya di Gedung BRKS Pekanbaru, Selasa (8/9).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dijelaskan, keberadaan Satgas mulai menunjukkan perkembangan dalam upaya memperluas dan menata wajib pungut pajak daerah. Salah satu indikatornya terlihat dari bertambahnya jumlah perusahaan yang ditetapkan sebagai Wajib Pungut (WAPU).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;&lt;em&gt;Alhamdulillah&lt;/em&gt;, setelah pembentukan Satgas ini, jumlah Wajib Pungut (WAPU) kita meningkat dari yang sebelumnya hanya 19 perusahaan menjadi 26 perusahaan,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Diungkapkan, optimalisasi pajak daerah bukan berarti pemerintah membebankan kewajiban baru kepada dunia usaha. Pemerintah hanya memastikan ketentuan yang telah ditetapkan dalam regulasi dapat dilaksanakan, termasuk terkait hak pemerintah daerah atas penerimaan pajak.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ia menambahkan, dalam melakukan verifikasi langsung ke lapangan pihaknya membuat sinergi dengan unsur Forkopimda. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat proses pengawasan dan pencocokan data yang berkaitan dengan potensi pajak daerah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Pemprov Riau bersama DPRD memiliki keterbatasan kemampuan untuk turun langsung memverifikasi ke lapangan. Oleh sebab itu, hadirnya unsur Forkopimda baik dari Kejaksaan Tinggi, Polda, TNI, maupun BPKP, sinergi bersama inilah yang menjadi fondasi kita dalam menegakkan aturan dan menggali potensi hak&#45;hak daerah demi pembangunan Riau,&amp;quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau Ninno Wastikasari menerangkan, peningkatan penerimaan pajak memiliki kaitan erat dengan kemampuan pemerintah dalam membiayai berbagai kebutuhan pembangunan. Infrastruktur seperti jalan dan jembatan hingga pelayanan publik membutuhkan dukungan fiskal yang memadai.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kita semua memahami bahwa pembangunan jalan, jembatan, layanan pabrik, dan berbagai kebutuhan masyarakat membutuhkan dukungan fiskal yang memadai. Karena itu, yang kita lakukan bukan mencari atau menciptakan beban baru. Yang kita lakukan adalah memaksikan hak daerah memang menjadi kewajiban sesuai ketentuan, dapat diterima secara optimal,&amp;quot; terang Ninno.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ninno menyebutkan, penerimaan pajak daerah Riau hingga 31 Agustus 2026 telah menunjukkan pertumbuhan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Berdasarkan data yang disampaikan, realisasi penerimaan pajak daerah telah mencapai sekitar Rp2,4 triliun.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Sampai dengan 31 Agustus 2026 berdasarkan data yang disampaikan pajak daerah telah mencapai sekitar 2,4 triliun dibandingkan dengan kondisi yang sama pada tahun 2025 penerimaan sebesar 2,1 triliun. Artinya tumbuh sekitar 11,22 persen, ini tentu merupakan hasil dari kerja banyak pihak,&amp;quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/88332362823-1788864972.jpg"/><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 14:40:37 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3027/gandeng-forkopimda-pemprov-riau-perkuat-optimalisasi-pajak-dan-hak-daerah</guid></item><item><title>Petugas Gabungan Perketat Pemadaman Udara Karhutla di Tiga Kabupaten Riau</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3026/petugas-gabungan-perketat-pemadaman-udara-karhutla-di-tiga-kabupaten-riau</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali muncul di sejumlah wilayah Provinsi Riau. Beberapa titik yang sebelumnya sempat berhasil dipadamkan kini kembali terbakar dan membutuhkan penanganan melalui udara.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Provinsi Riau, Edy Afrizal, mengatakan helikopter&amp;nbsp;&lt;em&gt;water bombing&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(WB) pada Kamis (3/9/2026) difokuskan untuk melakukan pemadaman di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), tepatnya di Rantau Mempesai dan Sungai Guntung Hilir.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menurutnya, karhutla di Sungai Guntung Hilir sebelumnya sempat dinyatakan padam. Namun, api kembali muncul dan membakar lahan di kawasan tersebut.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Untuk hari ini helikopter&amp;nbsp;&lt;em&gt;water bombing&lt;/em&gt;&amp;nbsp;kita fokuskan melakukan pemadaman di Rantau Mempesai dan Sungai Guntung Hilir, Indragiri Hulu. Di Sungai Guntung Hilir sebelumnya sempat padam, tetapi hari ini kembali menyala,&amp;rdquo; kata Edy.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Selain Inhu, helikopter WB juga dikerahkan untuk membantu pemadaman karhutla di wilayah Bengkalis, yakni di Pinggir dan Pematang Pudu.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kondisi serupa terjadi di Pematang Pudu. Karhutla di kawasan tersebut sebelumnya sempat padam dan hanya menyisakan asap tipis di bekas areal terbakar. Namun, api kembali berkobar sehingga pemadaman kembali dilakukan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Di Pematang Pudu juga sebelumnya sempat padam, tinggal asap tipis di bekas areal terbakar. Tapi hari ini kembali berkobar,&amp;rdquo; ujarnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sementara itu, titik api baru juga terdeteksi di Kabupaten Kepulauan Meranti, tepatnya di Desa Gemala Sari. Tim pemadam kini melakukan penanganan terhadap titik api tersebut agar tidak meluas.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Edy menjelaskan, operasi pemadaman melalui udara dilakukan untuk memperkuat upaya tim darat yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Manggala Agni hingga BPBD.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Pemadaman melalui udara ini untuk mendukung tim darat dari berbagai unsur, baik TNI, Polri, Manggala Agni maupun BPBD,&amp;rdquo; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menurut Edy, penggunaan helikopter&amp;nbsp;&lt;em&gt;water bombing&amp;nbsp;&lt;/em&gt;menjadi penting terutama untuk menjangkau lokasi yang sulit didatangi petugas melalui jalur darat. Helikopter juga diarahkan ke area kebakaran yang berada jauh dari sumber air.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Helikopter&amp;nbsp;&lt;em&gt;water bombing&lt;/em&gt;&amp;nbsp;kita fokuskan di titik&#45;titik yang aksesnya sulit dijangkau tim darat, termasuk area yang jauh dari sumber air,&amp;rdquo; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/55051869369-1788440262.jpg"/><pubDate>Thu, 03 Sep 2026 14:39:25 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3026/petugas-gabungan-perketat-pemadaman-udara-karhutla-di-tiga-kabupaten-riau</guid></item><item><title>Pemprov Riau Perkuat Sistem Pencegahan Karhutla, Desa Jadi Garda Terdepan</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3025/pemprov-riau-perkuat-sistem-pencegahan-karhutla-desa-jadi-garda-terdepan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus diperkuat dengan melibatkan seluruh unsur hingga tingkat desa. Pemerintah Provinsi Riau menilai pencegahan tidak cukup hanya dilakukan ketika kebakaran telah terjadi, tetapi harus dibangun melalui sistem yang terintegrasi sejak dari tingkat paling bawah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan langkah yang akan dilakukan Pemprov Riau yakni menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama seluruh desa di Riau pada pertengahan September mendatang. Rakor tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi sekaligus menyusun langkah pencegahan karhutla secara bersama&#45;sama.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Ada berbagai langkah yang kita kendalikan setelah kondisi ini. Insyaallah nanti pada pertengahan September, kita akan merencanakan rakor bersama seluruh desa di Riau,&amp;quot; kata Plt Gubri SF Hariyanto di Kantor Gubernur Riau, Selasa (01/09/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dijelaskan, rakor tersebut akan melibatkan berbagai unsur yang memiliki peran penting dalam pencegahan karhutla. Hal ini bertujuan agar langkah pencegahan kedepannya dapat berjalan secara terpadu di lapangan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kita akan melaksanakan rapat koordinasi bersama Kepala Desa, Lurah, Babinsa, dan Kapolsek se&#45;Provinsi Riau. Serta penandatanganan deklarasi membuka lahan tanpa membakar,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ia menegaskan, penanganan karhutla tidak boleh berhenti setelah api berhasil dipadamkan. Pemerintah perlu membangun sistem pencegahan yang berkelanjutan agar persoalan kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang setiap tahun.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kita tidak mau setelah api padam, kemudian semuanya selesai. Sesuai arahan dari Bapak Presiden, jelas dan tegas jangan setiap tahun kita hanya sibuk memadamkan api tapi pencegahannya harus dibangun dari bawah,&amp;quot; tegasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Karena itu, desa akan ditempatkan sebagai unsur utama dalam sistem pencegahan karhutla. Pemerintah desa dinilai memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan mengetahui kondisi serta potensi kerawanan di wilayah masing&#45;masing.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Karena itu pertengahan September 2026 kita akan segera menyelenggarakan rakor bersama seluruh desa di Riau. Desa harus menjadi bagian utama dan sistem pencegahan,&amp;quot; ujarnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Diterangkan, penguatan mitigasi perlu dilakukan sebelum musim kemarau tiba. Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi peningkatan potensi kebakaran sekaligus memastikan wilayah&#45;wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi dapat dipetakan sejak awal.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Sebab upaya mitigasi ke depan, langkah pencegahan harus diperkuat sebelum musim kemarau tiba untuk menekan potensi munculnya titik api dan pemetaan wilayah,&amp;quot; terang Plt Gubri SF Hariyanto.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Selain pemetaan wilayah, pihaknya juga akan mendorong penyusunan peta rawan kebakaran serta pemantauan titik api secara berkala. Data ini diharapkan menjadi dasar bagi seluruh pihak terkait dalam menentukan langkah cepat apabila ditemukan indikasi kebakaran.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kemudian, menyusun peta rawan kebakaran dan memantau titik api secara berkala. Selanjutnya, kita lakukan edukasi kepada masyarakat memberikan sosialisasi agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan tidak meninggalkan api unggun dalam kondisi menyala,&amp;quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Plt Gubernur SF Hariyanto menuturkan, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting karena pencegahan karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapan personel dan sarana pemadaman. Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan juga menjadi faktor utama untuk mencegah munculnya sumber api.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Selain edukasi, pengawasan di tingkat desa juga akan diperkuat melalui kegiatan patroli. Pemerintah mendorong keterlibatan masyarakat dalam melakukan pemantauan secara rutin terhadap kawasan yang dinilai rawan terjadi kebakaran.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Yang terakhir, pengawasan dalam rangka mengoptimalkan patroli hutan bersama para masyarakat peduli api dan Satlinmas di tingkat desa,&amp;quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/81119095415-1788264225.jpg"/><pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:38:00 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3025/pemprov-riau-perkuat-sistem-pencegahan-karhutla-desa-jadi-garda-terdepan</guid></item><item><title>Pemprov Riau Minta Solusi Adil Terkait Pembatasan Truk CPO Tol Pekanbaru&#45;Dumai</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3024/pemprov-riau-minta-solusi-adil-terkait-pembatasan-truk-cpo-tol-pekanbarudumai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&amp;mdash; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama PT Hutama Karya memusyawarahkan pembatasan angkutan&amp;nbsp;&lt;em&gt;Crude Palm Oil&lt;/em&gt;&amp;nbsp;(CPO) di Ruas Jalan Tol Pekanbaru&#45;Dumai untuk menemukan jalan tengah bagi pelaku usaha dan masyarakat. Pembahasan tersebut dipimpin langsung oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi, di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kantor Gubernur Riau, Senin (7/9/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh jajaran Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), pengelola jalan tol PT Hutama Karya (Persero), Dinas Perhubungan, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau. Rangkaian pihak terkait berkumpul untuk menyelaraskan persepsi terkait penerapan aturan dimensi dan beban muatan angkutan komoditas sawit.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Asisten II Setdaprov Riau, Helmi, menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen menegakkan aturan lalu lintas yang berlaku tanpa mengabaikan kelancaran arus logistik daerah. Menurutnya, pendekatan komunikasi antar&#45;lembaga akan terus dimaksimalkan agar tercipta solusi yang tidak melanggar ketentuan hukum.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kita tetap berpegang pada regulasi, tapi akan mencari solusi, mengomunikasikan hingga ada jalan tengah,&amp;quot; ujar Asisten II Setdaprov Riau, Helmi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Helmi menambahkan bahwa Pemprov Riau mendorong perlakuan yang adil bagi seluruh asosiasi usaha dengan tetap memprioritaskan keselamatan jalan dan kepentingan masyarakat luas. Pihaknya berupaya menjaga keseimbangan antara keberlanjutan roda ekonomi daerah dan ketertiban fasilitas umum.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Pemprov Riau lebih mengutamakan kepentingan masyarakat. Semoga ke depan ada kebijakannya,&amp;quot; katanya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sebagai langkah konkret, Pemprov Riau berrencana menyurati PT Hutama Karya secara resmi dengan melampirkan kompilasi data angkutan Tandan Buah Segar (TBS), CPO, dan komoditas unggulan lainnya. Data lalu lintas angkutan tersebut akan dijadikan bahan evaluasi mendalam untuk penataan regulasi operasional tol ke depan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dari pihak&amp;nbsp;PT Hutama Karya (Persero), menjelaskan bahwa operasional Tol Pekanbaru&#45;Dumai wajib berpatokan pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 60 Tahun 2019 serta Undang&#45;Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ketentuan regulasi jalan Kelas I membatasi dimensi kendaraan maksimal lebar 2,5 meter, panjang 18 meter, tinggi 4,2 meter, dan Muatan Sumbu Terberat (MST) 10 ton.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dalam rapat tersebut, perwakilan GAPKI mempertanyakan pembatasan angkutan CPO yang dinilai kurang adil di lapangan serta membandingkan kebijakan operasional jalan tol di provinsi lain. Menanggapi keberatan tersebut, PT Hutama Karya menegaskan bahwa pembatasan dilakukan murni untuk mematuhi aturan standar keselamatan dan beban jalan yang ditetapkan pemerintah pusat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Guna memberikan solusi praktis, pihak PT Hutama Karya mencontohkan penggunaan skema moda transportasi seperti truk gandeng dengan muatan terbagi yang beban gandarnya tidak melebihi batas MST 10 ton.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Truk gandeng yang tidak melebihi 10 ton kami izinkan masuk,&amp;quot; ujar perwakilan PT Hutama Karya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menanggapi skema tersebut, Pemprov Riau menyarankan para pelaku usaha dapat memanfaatkan moda truk tempel atau gandeng sebagai alternatif logistik sementara. Langkah adopsi teknis ini dinilai efisien untuk menjaga kelancaran distribusi CPO sambil menunggu penetapan kebijakan permanen dari pemerintah.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/12530603552-1788771295.jpg"/><pubDate>Mon, 07 Sep 2026 14:37:14 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3024/pemprov-riau-minta-solusi-adil-terkait-pembatasan-truk-cpo-tol-pekanbarudumai</guid></item><item><title>Agung Nugroho Terima Penghargaan Pendidikan, Pemko Pekanbaru Perkuat Program Sekolah dan Infrastruktur</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3023/agung-nugroho-terima-penghargaan-pendidikan-pemko-pekanbaru-perkuat-program-sekolah-dan-infrastruktur</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;PEKANBARU &amp;mdash; Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan sarana serta prasarana sekolah mendapat apresiasi. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meraih penghargaan KompasTV kategori Daerah Peduli Akses dan Infrastruktur Pendidikan 2026.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan HUT ke&#45;15 KompasTV di Jakarta, Rabu (9/9/2026) malam. Mewakili Wali Kota Pekanbaru, penghargaan diterima Asisten II Setdako Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut dan diserahkan langsung oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Dalam kesempatan tersebut, Ingot didampingi Kepala Diskominfotiksan Kota Pekanbaru Ardiansyah Eka Putra dan Sekretaris Diskominfotiksan Kota Pekanbaru Tengku Aznom Zaifani.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Ingot menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, apresiasi itu menjadi motivasi bagi Pemko Pekanbaru untuk terus memastikan setiap anak memperoleh hak dan kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;laquo;&amp;ldquo;Pemerintah Kota Pekanbaru berkomitmen membangun sumber daya manusia dengan mempermudah akses pendidikan dan memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk bersekolah,&amp;rdquo; ujar Ingot usai menerima penghargaan.&amp;raquo;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Salah satu langkah yang dilakukan Pemko Pekanbaru adalah melakukan pendataan terhadap anak&#45;anak yang tidak bersekolah maupun yang sempat mengalami putus sekolah. Anak&#45;anak tersebut kemudian didampingi agar dapat kembali mengenyam pendidikan.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;laquo;&amp;ldquo;Anak&#45;anak tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah kota. Kita sekolahkan kembali mereka. Pemko juga memberikan seragam sekolah gratis kepada siswa SD dan SMP untuk membantu meringankan beban orang tua,&amp;rdquo; jelasnya.&amp;raquo;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Selain persoalan akses sekolah, Pemko Pekanbaru juga memberikan perhatian terhadap anak&#45;anak dari keluarga kurang mampu yang masih menghadapi persoalan ijazah tertahan akibat tunggakan biaya pendidikan.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Pemerintah kota, kata Ingot, siap memfasilitasi penyelesaiannya, termasuk membantu menebus ijazah yang masih tertahan di sekolah swasta maupun pondok pesantren. Langkah tersebut diharapkan memastikan anak&#45;anak dapat segera memperoleh ijazah untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Penjaringan anak tidak sekolah juga dilakukan hingga tingkat kelurahan dengan melibatkan kader PKK dan perangkat wilayah. Masyarakat yang mengalami persoalan terkait ijazah dapat menyampaikannya melalui pihak kecamatan untuk ditindaklanjuti pemerintah.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Pemko Pekanbaru menargetkan terwujudnya zero anak putus sekolah. Upaya tersebut dilakukan tidak hanya melalui perluasan akses pendidikan, tetapi juga dengan pembenahan sarana dan prasarana sekolah secara bertahap melalui APBD serta sinergi program dengan pemerintah pusat.&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify&quot;&gt;Penghargaan KompasTV tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi Pemko Pekanbaru untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang mudah diakses, layak, dan berkualitas bagi seluruh anak di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/55942648606-img-20260910-wa0000.jpg"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 05:04:32 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3023/agung-nugroho-terima-penghargaan-pendidikan-pemko-pekanbaru-perkuat-program-sekolah-dan-infrastruktur</guid></item><item><title>Pacu Jalur Resmi Digelar, Plt Bupati Kuansing Dorong Tepian Narosa Jadi Destinasi Wisata Budaya</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3022/pacu-jalur-resmi-digelar-plt-bupati-kuansing-dorong-tepian-narosa-jadi-destinasi-wisata-budaya</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;TELUK KUANTAN&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi menargetkan kawasan Tepian Narosa di Kota Teluk Kuantan menjadi destinasi wisata budaya unggulan yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Penegasan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi Muklisini saat rangkaian pembukaan Festival Pacu Jalur 2026.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kita ingin Tepian Narosa dikenal sebagai destinasi budaya yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kita ingin UMKM tumbuh dan semakin banyak orang mengenal kebudayaan Kuansing,&amp;quot; kata Muklisin, Rabu (19/8/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menurut Muklisin, pengembangan Tepian Narosa tidak bisa hanya mengandalkan keindahan alam Sungai Kuantan. Nilai&#45;nilai budaya Kuantan Singingi harus menjadi daya tarik utama.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ia menekankan bahwa pertumbuhan UMKM di sekitar kawasan wisata menjadi indikator keberhasilan. Dengan banyaknya wisatawan yang datang, diharapkan produk kuliner, kerajinan, dan jasa masyarakat lokal bisa semakin dikenal luas.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Semakin banyak event budaya, semakin banyak peluang usaha untuk masyarakat. Itu tujuan kita,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pada pergelaran Festival Pacu Jalur 2026, Muklisin juga mengajak seluruh masyarakat Kuansing untuk mendukung pengembangan pariwisata dengan menjadi tuan rumah yang baik.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang baik. Mari kita sambut pengunjung dengan ramah, senyum dan rasa aman serta rasa nyaman. Dan tidak lupa tetap menjunjung tinggi nilai budaya Melayu,&amp;quot; pesannya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Plt Bupati juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang telah memberikan perhatian besar terhadap Festival Pacu Jalur 2026.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Apresiasi yang setinggi&#45;tingginya kami sampaikan kepada Pemprov Riau atas perhatian dan dukungan serta sinergi pada event ini.&amp;nbsp;&lt;em&gt;Alhamdulillah&lt;/em&gt;, kita mendapat dukungan dari Pemprov Riau senilai Rp1.450.000.000,&amp;quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/22436554210-1787119223_(2).jpg"/><pubDate>Wed, 19 Aug 2026 14:06:30 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3022/pacu-jalur-resmi-digelar-plt-bupati-kuansing-dorong-tepian-narosa-jadi-destinasi-wisata-budaya</guid></item><item><title>Gala Desa Se Riau, Bupati Kampar Dorong Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3021/gala-desa-se-riau-bupati-kampar-dorong-pembinaan-sepak-bola-berkelanjutan</link><description>&lt;p&gt;KAMPAR &amp;ndash; Bupati Kampar Ahmad Yuzar,&amp;nbsp; mendorong pembinaan olahraga sepak bola secara berkelanjutan untuk melahirkan lebih banyak talenta muda yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Kampar di tingkat daerah maupun nasional.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Ahmad Yuzar saat membuka Turnamen Sepak Bola Gala Desa Antar Desa se&#45;Provinsi Riau di Lapangan Sepak Bola Kuok, Kecamatan Kuok, Jumat sore (21/8/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menurut Ahmad Yuzar, Kabupaten Kampar memiliki potensi besar di bidang olahraga, khususnya sepak bola. Potensi tersebut perlu didukung dengan pembinaan yang terarah dan dilakukan secara konsisten, mulai dari tingkat desa hingga jenjang yang lebih tinggi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Kampar merupakan negeri yang kaya dengan berbagai potensi, termasuk di bidang olahraga sepak bola. Selama ini Kampar telah banyak melahirkan pesepak bola profesional, dan salah satu daerah yang memiliki kontribusi terhadap lahirnya pemain&#45;pemain berbakat tersebut adalah Kecamatan Kuok,&amp;rdquo; ujar Ahmad Yuzar.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ia mengatakan, turnamen sepak bola seperti Gala Desa tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk mengejar kemenangan. Kegiatan tersebut juga memiliki peran penting sebagai sarana mencari dan mengembangkan bibit&#45;bibit atlet muda sekaligus membangun karakter generasi muda melalui olahraga.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Ke depan pembinaan olahraga seperti ini harus terus kita lakukan secara berkesinambungan. Kita berharap dari berbagai kegiatan dan turnamen yang digelar akan lahir kembali bibit&#45;bibit pesepak bola Kampar yang memiliki kemampuan, semangat dan mental bertanding,&amp;rdquo; katanya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Bupati berharap para pemain muda dapat memanfaatkan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk mengasah kemampuan dan menambah pengalaman. Menurutnya, kemampuan teknis harus diiringi dengan kedisiplinan, kerja keras, mental yang kuat, serta semangat pantang menyerah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Selain pembinaan atlet, Ahmad Yuzar menilai kegiatan olahraga juga menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi antarmasyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta, panitia, perangkat desa, dan masyarakat untuk menjaga suasana pertandingan agar tetap aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Yang paling penting dalam setiap pertandingan adalah sportivitas dan persaudaraan. Menang dan kalah merupakan bagian dari kompetisi. Jadikan turnamen ini sebagai momentum untuk memperkuat silaturahmi dan membangun semangat kebersamaan,&amp;rdquo; tegasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ahmad Yuzar juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, Pemerintah Kecamatan Kuok, para pemuda, insan olahraga, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan Turnamen Gala Desa Antar Desa se&#45;Provinsi Riau.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ia berharap dukungan bersama terhadap pengembangan olahraga dapat terus diperkuat sehingga Kabupaten Kampar mampu melahirkan atlet&#45;atlet berprestasi yang tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga dapat berkiprah di tingkat nasional.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/1012265029-1787386524.jpeg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 14:05:19 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3021/gala-desa-se-riau-bupati-kampar-dorong-pembinaan-sepak-bola-berkelanjutan</guid></item><item><title>Tiga Ton Garam Hari Ini Disemai di Tujuh Wilayah Riau</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3020/tiga-ton-garam-hari-ini-disemai-di-tujuh-wilayah-riau</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Tim Satgas Udars terus memaksimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di tengah&amp;nbsp; kabut asap melanda di sejumlah daerah Provinsi Riau akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kepala BPBD dan Damkar Riau Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan Jim Gafur mengatakan, hari ini sebanyak tiga ton garam sudah disemai.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;OMC hari ini dilaksanakan tiga sortie penyemaian,&amp;quot; kata Jim, Rabu (26/8/26).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sortie pertama menyasar Siak dan Bengkalis, sortie kedua Pekanbaru, Siak dan Kampar, kemudian sortie ketiga Pelalawan dan Indragiri Hilir,&amp;quot; jelas Jim lagi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dalam pelaksanaan OMC tersebut, material berupa garam (NaCl) disemai untuk membantu proses pembentukan awan dan meningkatkan potensi terjadinya hujan di wilayah sasaran.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Penyemaian dilakukan saat kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Riau sebagai dampak karhutla. Upaya ini diharapkan dapat membantu menurunkan intensitas asap sekaligus mendukung penanganan kebakaran melalui hujan buatan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;OMC ini merupakan salah satu upaya untuk membantu penanganan karhutla, terutama dengan mendorong turunnya hujan di wilayah&#45;wilayah yang menjadi sasaran penyemaian,&amp;quot; ujarnya&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dengan tambahan 3 ton material yang disemai dalam tiga sortie tersebut, total garam yang telah digunakan dalam rangkaian pelaksanaan OMC di Riau mencapai 33 ton.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/4700348582-1787739571.jpg"/><pubDate>Wed, 26 Aug 2026 14:04:09 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3020/tiga-ton-garam-hari-ini-disemai-di-tujuh-wilayah-riau</guid></item><item><title>Wali Kota Agung Ajak Jajaran Pemko Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3019/wali-kota-agung-ajak-jajaran-pemko-isi-kemerdekaan-dengan-kerja-nyata</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&amp;ndash; Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengisi kemerdekaan dengan semangat melayani masyarakat dan menghadirkan kerja nyata.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu disampaikan Agung usai memimpin upacara peringatan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Senin (17/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam upacara tersebut, Wako Agung tampil mengenakan pakaian adat Bugis lengkap. Upacara turut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran Pemko Pekanbaru. Peserta upacara juga mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Nusantara.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;ldquo;Semangat 17 Agustus tidak hanya berhenti usai upacara, tapi ada di seluruh hati sanubari lewat kerja nyata untuk melayani masyarakat,&amp;rdquo; kata Agung.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengingatkan seluruh jajaran pemerintah kota agar tetap menjaga amanah dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan dengan sepenuh hati, termasuk memberikan kemudahan dalam berbagai urusan pemerintahan.&lt;br /&gt;
&amp;ldquo;Kami juga mengajak agar seluruh masyarakat tetap menjaga kebersamaan, jangan perbedaan memicu perpecahan,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wako Agung menegaskan, Pemko Pekanbaru berkomitmen menyelesaikan berbagai persoalan kota secara bertahap. Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat bergandengan tangan membangun Pekanbaru menjadi daerah yang semakin baik.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;ldquo;Mari bersama&#45;sama kita mewujudkan Kota Pekanbaru yang aman dan nyaman,&amp;rdquo; ajaknya.&lt;br /&gt;
Pada kesempatan tersebut, Agung juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kota Pekanbaru yang bertugas dalam upacara HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia menyebut para anggota Paskibra merupakan siswa&#45;siswi terbaik dari sejumlah SMA dan SMK di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;ldquo;Kami juga mengapresiasi pelatih, pembina serta unsur TNI dan Polri serta orangtua yang mendukung anak&#45;anaknya menjadi Paskibra tahun ini,&amp;rdquo; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/46704709075-38967429835-screenshot_20260817_123735_samsung_browser.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 14:03:05 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3019/wali-kota-agung-ajak-jajaran-pemko-isi-kemerdekaan-dengan-kerja-nyata</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru dan IMI Gelar Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3018/pemko-pekanbaru-dan-imi-gelar-kejuaraan-balap-motor-piala-wali-kota</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&amp;ndash; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) menghadirkan Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota Pekanbaru pada 22&amp;ndash;23 Agustus 2026.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejuaraan tersebut digelar di sirkuit nonpermanen yang berada di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain menjadi wadah bagi para pebalap untuk menunjukkan kemampuan, ajang ini juga menjadi salah satu upaya Pemko Pekanbaru menekan aksi balap liar yang masih terjadi di sejumlah wilayah kota.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, pemerintah ingin menyediakan ruang bagi para pebalap untuk menyalurkan hobi dan bakatnya melalui kompetisi yang resmi dan terarah.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;ldquo;Event ini kita buat juga untuk menekan aksi balap liar di Pekanbaru. Ini gratis untuk penontonnya. Ada juga untuk pelaku UMKM di sana, kita juga sediakan fasilitas umum lainnya di sana,&amp;rdquo; kata Agung, Rabu (19/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Agung, keberadaan sirkuit yang difasilitasi pemerintah kota dapat menjadi alternatif positif bagi para pebalap, termasuk mereka yang selama ini terlibat dalam aksi balap liar.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;ldquo;Mereka bisa melakukan balapan di sirkuit yang telah difasilitasi pemerintah kota, apalagi ada sejumlah hadiah yang telah disiapkan oleh panitia,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejuaraan ini juga menawarkan hadiah menarik bagi para peserta. Untuk juara umum, panitia menyiapkan hadiah berupa satu unit sepeda motor.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, sejumlah kategori juara berkesempatan mendapatkan hadiah berupa tiket gratis untuk menyaksikan langsung pertandingan MotoGP di Sirkuit Mandalika. Program tersebut terlaksana melalui kerja sama Pemko Pekanbaru dengan IMI Pusat.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;ldquo;Juara umum ada hadiah sepeda motor, dan beberapa kategori yang juara dapat gratis nonton pertandingan MotoGP di Sirkuit Mandalika. Kita kerja sama dengan IMI Pusat,&amp;rdquo; jelas Agung.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Semarak kejuaraan tidak hanya ditujukan bagi peserta. Masyarakat yang hadir menyaksikan perlombaan juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah, di antaranya sepeda, kulkas, dan hadiah menarik lainnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemko Pekanbaru dan panitia juga menyediakan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beraktivitas selama pelaksanaan kegiatan.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan konsep tersebut, Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota Pekanbaru diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi pebalap muda.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di sisi lain, ajang ini diharapkan mampu mendorong para pebalap menyalurkan hobi dan bakat melalui jalur kompetisi yang resmi, aman, dan terarah, sekaligus membantu menekan aksi balap liar di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/71677877656-74569268302-screenshot_20260819_190833_gallery.jpg"/><pubDate>Wed, 19 Aug 2026 14:01:55 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3018/pemko-pekanbaru-dan-imi-gelar-kejuaraan-balap-motor-piala-wali-kota</guid></item><item><title>Wako Agung Dorong Balap Motor di Pekanbaru Digelar Rutin Tiga Kali Setahun</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3017/wako-agung-dorong-balap-motor-di-pekanbaru-digelar-rutin-tiga-kali-setahun</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &amp;ndash; Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho mendorong kejuaraan balap motor di Kota Pekanbaru digelar rutin minimal tiga kali dalam setahun.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain menjadi wadah bagi pembalap dan komunitas otomotif, event resmi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu upaya menekan aksi balapan liar di jalan raya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hal itu disampaikan Agung saat menghadiri hari terakhir Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota Pekanbaru di Sirkuit Non&#45;Permanen (NP), Kompleks Perkantoran Wali Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Ahad (23/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Wako Agung mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan membahas agenda balap rutin tersebut bersama Polresta Pekanbaru. Ia juga meminta Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) mempersiapkan penyelenggaraan event secara berkala.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Event ini sangat mendukung agar bagaimana balapan motor atau balapan liar yang ada di Kota Pekanbaru sudah tidak ada lagi atau menekan balapan liar,&amp;quot; kata Agung.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia berharap ke depan Pekanbaru tidak hanya menggelar kejuaraan tingkat regional, tetapi juga mampu mendatangkan pembalap dan kejuaraan nasional. Keberadaan sirkuit yang cukup permanen dinilai menjadi modal untuk mengembangkan olahraga otomotif sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Mudah&#45;mudahan kita bisa membawa tentunya balapan&#45;balapan nasional untuk hadir di sirkuit yang cukup permanen ini. Mudah&#45;mudahan juga akan menimbulkan dan menumbuhkan perekonomian di Kota Pekanbaru,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutnya, event tersebut juga dikemas untuk menggerakkan sektor UMKM. Kejuaraan diikuti sekitar 200 peserta dengan total 400 starter, ditambah mekanik, official, komunitas dan penonton. Kehadiran mereka diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha di sekitar lokasi kegiatan.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Balapan ini sengaja kita selenggarakan untuk bagaimana tidak hanya tentang balapan motor tapi juga menghidupkan pelaku UMKM agar bagaimana UMKM tumbuh kembang di Kota Pekanbaru,&amp;quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain kegiatan balap, panitia juga menggalang donasi bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana alam. Hingga Ahad siang, donasi yang terkumpul mencapai sekitar Rp120 juta. Agung berharap jumlah tersebut dapat meningkat hingga Rp500 juta.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejuaraan yang berlangsung pada 22&amp;ndash;23 Agustus 2026 ini juga menjadi momen nostalgia bagi Agung. Sebelum menjabat sebagai wali kota, ia mengaku pernah berada di posisi para pembalap, mengenakan helm dan wearpack serta menunggu lampu start.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Hari ini terasa sangat berbeda bagi saya karena ini adalah hari yang sangat istimewa. Karena sebelum saya menjadi wali kota, ini ibarat saya kembali nostalgia,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tentu ini merupakan bagian nostalgia kami bersama para seluruh senior. Dan hari ini saya walaupun sudah menjadi wali kota, tapi hati saya tetap seperti menjadi pembalap,&amp;quot; tambahnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kejuaraan tersebut diikuti pembalap dari berbagai daerah di Sumatera, seperti Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Jambi. Sebanyak 15 kategori dipertandingkan, terdiri atas empat kelas utama dan 11 kelas supporting.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Salah satu pembalap yang berhasil naik podium adalah Ardia Farel Ramadhan asal Bukittinggi. Ia menjadi juara pertama kelas Bebek Standard U&#45;23 setelah sempat kehilangan posisi dan kembali melakukan overtaking pada lap terakhir.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Ya alhamdulillah, bisa mendapati podium pertama. Tadi itu sempat lap&#45;lap terakhir terkena potong di air terakhir. Alhamdulillahnya saya bisa kembali menyalip di air terakhir,&amp;quot; kata Ardia.&lt;br /&gt;
Ia menilai layout Sirkuit NP cukup nyaman untuk balapan. Menurutnya, kondisi aspal mendukung manuver pembalap saat melewati tikungan maupun chicane.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untuk layout sirkuitnya bagus, aspalnya tidak licin. Enak untuk cornering sama chicanes&#45;nya bagus. Cuaca bagus,&amp;quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ardia berharap Pemko Pekanbaru kembali menggelar kejuaraan serupa pada seri berikutnya. &amp;quot;Semoga masih ada seri berikutnya untuk event di sini lagi,&amp;quot; harapnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/90413327955-48623365639-screenshot_20260823_205514_gallery.jpg"/><pubDate>Sun, 23 Aug 2026 14:00:56 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3017/wako-agung-dorong-balap-motor-di-pekanbaru-digelar-rutin-tiga-kali-setahun</guid></item><item><title>Wawako Pekanbaru Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha Mud</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3016/wawako-pekanbaru-dorong-mahasiswa-jadi-wirausaha-mud</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&amp;ndash; Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru H Markarius Anwar ST M.Arch mendorong mahasiswa untuk mulai menekuni dunia usaha dan menjadi wirausaha muda.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dorongan itu disampaikannya usai menjadi narasumber pada Seminar Nasional Akuntansi, Bisnis dan Manajemen (SENABIMA) di Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia, Pekanbaru, Rabu (26/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seminar bertempat di Kampus 2 IBT Pelita Indonesia, Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya. Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor IBT Pelita Indonesia Prof Dr Amries Rusli Tanjung MM Ak, sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta puluhan mahasiswa.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Markarius menilai SENABIMA UMKM bertema &amp;quot;UMKM Kuat Riau Hebat&amp;quot; yang digelar IBT Pelita Indonesia dengan melibatkan mahasiswa sebagai peserta merupakan kegiatan yang positif.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Karena memang sasaran kita adalah mahasiswa, bagaimana menularkan virus wirausaha di kalangan mahasiswa supaya bisa melek tentang usaha dan mudah&#45;mudahan mereka sudah bisa berwirausaha dari bangku kuliah,&amp;quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam seminar tersebut, beberapa mahasiswa menyampaikan bahwa mereka telah memiliki dan menjalankan usaha sendiri. Markarius pun memberikan apresiasi terhadap langkah tersebut.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurutnya, sekitar 70 persen peluang usaha saat ini berada di sektor UMKM. Dengan potensi dan ruang lingkup yang luas, UMKM dinilai menjadi salah satu bidang yang dapat dimanfaatkan generasi muda untuk mengembangkan usaha.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Karena itu, Pemko Pekanbaru bersama berbagai pihak terus mendorong anak muda agar mampu melihat dan memanfaatkan peluang usaha yang tersedia.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Maka ini (seminar) perlu kita adakan di banyak tempat, kampus, berbagai komunitas anak muda, termasuk juga di sekolah. Bagaimana kita menularkan virus wirausaha ini agar mereka mau memulai untuk menjadi pengusaha,&amp;quot; ujar Markarius.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia menambahkan, memulai usaha saat ini tidak selalu membutuhkan modal besar. Perkembangan teknologi digital membuka banyak model bisnis yang dapat dimulai dengan mengandalkan keahlian dan kreativitas.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tinggal apakah kita mau memulai atau tidak. Itu yang penting. Jadi harapan kita kepada anak&#45;anak muda, ayolah kita melek, kita lirik dunia usaha karena punya potensi yang luar biasa,&amp;quot; tutupnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/26605165101-91428130124-fb_img_1787743457976.jpg"/><pubDate>Wed, 26 Aug 2026 13:58:24 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3016/wawako-pekanbaru-dorong-mahasiswa-jadi-wirausaha-mud</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Gratiskan Seragam Sekolah untuk Seluruh Peserta Didik SD dan SMP Negeri</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3015/pemko-pekanbaru-gratiskan-seragam-sekolah-untuk-seluruh-peserta-didik-sd-dan-smp-negeri</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Orang tua peserta didik tahun ini bisa bernapas lega. Pasalnya, tahun ini Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberikan bantuan seragam sekolah untuk seluruh peserta didik baru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Informasi ini disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Senin (3/8/2026).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dijelaskan Jamal, tahun ini ada dua bentuk bantuan yang akan diberikan kepada para pelajar, yang pertama bantuan seragam sekolah, dan yang kedua adalah bantuan perlengkapan sekolah berupa tas dan buku.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Untuk SD, itu ada kita siapkan untuk 9.800 siswa baru kita. Ini akan kita beri baju seragam tiga stel. Merah putih, pramuka, dan baju olahraga. Itu untuk semua siswa baru di sekolah negeri, baik untuk siswa yang mampu dan tidak mampu. Itu daftar (9.800) siswa baru kita. Jadi kita beri untuk seluruh siswa baru,&amp;quot; terang Jamal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sedangkan untuk peserta didik yang berasal dari keluarga tidak mampu, disampaikan Jamal, selain tiga stel seragam sekolah, juga akan mendapatkan bantuan perlengkapan sekolah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Tambahan untuk siswa yang afirmasi atau kurang mampu, itu ada 1.500 orang, itu akan kita beri peralatan sekolah tambahannya. Peralatan sekolah, tas, dan buku. Itu tambahan untuk (peserta didik jalur) afirmasi,&amp;quot; jelasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lebih jauh diungkapkan Jamal, untuk SMP Negeri, pemerintah kota memberikan bantuan seragam sekolah untuk 11 ribu peserta didik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kalau untuk SMP, 11 ribu orang. Jadi ini semuanya dapat siswa baru yang di SMP Negeri. Mau kaya, mau miskin diberi seragam. Kalau untuk SMP, putih biru, baju pramuka, dan baju olahraga. Kemudian untuk yang afirmasinya, yang kurang mampu. Itu sudah ada datanya, itu akan kita beri tambahan (bantuan) perlengkapan sekolah berupa tas dan buku. Ada 1.500 penerima (peserta didik tidak mampu) juga yang akan kita siapkan,&amp;quot; terangnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pemerintah kota melalui Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru menargetkan pada Oktober bantuan seragam sekolah sudah dapat digunakan oleh seluruh peserta didik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita rencanakan Oktober paling lambat itu sudah selesai. Agustus ini kita mematangkan. Tentu kita ukur dulu (baju) siswanya. Saya rasa di Agustus ini sudah dapat ukuran. Kita usahakan di Oktober semuanya sudah selesai. Sehingga nanti tidak terlalu lama anak&#45;anak (memakai seragam sekolah),&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal menegaskan, pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap sekolah yang nekat mengukur dan menjual baju.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/53758815953-6516-news-pemko-pekanbaru-grat.jpeg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 14:07:39 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3015/pemko-pekanbaru-gratiskan-seragam-sekolah-untuk-seluruh-peserta-didik-sd-dan-smp-negeri</guid></item><item><title>Gelar Pertemuan dengan Eks Pemegang HGB Ruko STC, Wawako Pastikan Pemko Tetap Beri Keringanan</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3014/gelar-pertemuan-dengan-eks-pemegang-hgb-ruko-stc-wawako-pastikan-pemko-tetap-beri-keringanan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, memastikan tetap memberikan keringanan terhadap eks pemegang Hak Guna Bangunan (HGB) ruko di kawasan Sukaramai Trade Center (STC) Jalan Jendral Sudirman.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pemko tetap berpihak dan membuat kebijakan yang pro kepada pedagang, dalam pengelolaan ratusan ruko di pusat perdagangan tersebut.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar usai menggelar pertemuan dengan sejumlah pedagang eks pemegang HGB ruko di kawasan STC.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Konsepnya itu, pak wali kota ingin pemko membantu kawan&#45;kawan (eks pemegang HGB ruko) di sana. Tapi kita tidak mau juga melanggar hukum,&amp;quot; kata Markarius usai pertemuan di aula MPP Pekanbaru, Selasa (4/8/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ia menuturkan, sebanyak 133 ruko di kawasan STC resmi menjadi aset Pemko Pekanbaru seiring masa kerjasama sistem Bangun Guna Serah (BGS) Komplek Pertokoan STC antara PT Makmur Papan Permata (MPP) dengan Pemko Pekanbaru berakhir pada Februari 2026 kemarin&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kawasan STC Ramayana dibangun dengan pola BGS. Artinya, pemerintah memberikan hak untuk membangun dan memanfaatkan aset tersebut selama jangka waktu 25 tahun.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Setelah masa itu berakhir, bangunan beserta asetnya menjadi milik Pemerintah Kota. Karena itu, HGB atas bangunan tersebut tidak dapat diperpanjang lagi. Mekanisme yang masih dimungkinkan sesuai aturan adalah melalui kerja sama pemanfaatan atau sewa.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Markarius menyebut, Pemko juga sudah berkonsultasi dengan KPK dan Kemendagri terkait diperbolehkan atau tidaknya diperpanjang HGB. Namun KPK dan Kemendagri menegaskan HGB tidak bisa diperpanjang, dan pengelolaan kembali ke Pemko seiring HGB berakhir.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kita mencoba juga langkah yang lain, bagaimana supaya tetap memberikan keringanan kawan&#45;kawan pedagang atau eks pemegang HGB ini. Mungkin salah satunya kalau bisa tarif sewa di diskon, upaya&#45;upaya meringankan ini akan kita konsultasikan. Kalau bisa kenapa tidak,&amp;quot; pungkasnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/41247206237-1884-news-gelar-pertemuan-deng.jpeg"/><pubDate>Tue, 04 Aug 2026 14:06:29 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3014/gelar-pertemuan-dengan-eks-pemegang-hgb-ruko-stc-wawako-pastikan-pemko-tetap-beri-keringanan</guid></item><item><title>Wali Kota Dorong Semangat Green City Dalam IMT&#45;GT di Pekanbaru</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3013/wali-kota-dorong-semangat-green-city-dalam-imtgt-di-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Ajang pertemuan internasional Indonesia Malaysia Thailand (IMT) Growth Triangle (GT) Green Cities Mayor Council (GCMC) 2026 resmi bergulir di Kota Pekanbaru, Rabu (5/8/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Seminar Pembangunan Kota Hijau yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Pangeran, menjadi agenda pembuka pertemuan para kepala daerah dari tiga negara tersebut.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Plt Gubernur Riau SF Hariyanto didampingi Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho resmi membuka rangkaian kegiatan yang bakal berlangsung hingga 7 Agustus 2026 ini.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, mendorong semangat Green City dalam sambutannya di ajang IMT GT GCMC 2026. Ia menyebut suatu kebanggaan Pekanbaru, bisa menjadi tuan rumah ajang pertemuan para kepala daerah dari tiga negara ini.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Ini sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat Riau. Dan sebuah kebanggaan bagi kami bahwa IMT&#45;GT ini tuan rumahnya sudah diberikan petunjuk dan diberi amanah kepada pemerintah Kota Pekanbaru,&amp;quot; ulasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menurutnya, sebagai wali kota atau kepala daerah di daerah masing&#45;masing, tidak akan bisa kita bekerja sendiri tanpa ada kerja sama yang baik dengan kepala daerah lainnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Indonesia maupun di Malaysia ataupun di Thailand, masih banyak lagi kota yang harus dikunjungi untuk program pembangunan kota hijau. Pekanbaru bukanlah apa&#45;apa, namun dikatakan Agung pihaknya juga perlu nanti diberikan masukan maupun agar bisa bersama&#45;sama memajukan daerah.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Tentu kerja sama ini juga tidak terlepas bagaimana kerja sama kita dalam menyejahterakan masyarakat kita di daerah masing&#45;masing,&amp;quot; ucap Wali Kota.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Agung menyebut banyak program&#45;program yang digagas untuk mewujudkan Pekanbaru sebagai kota hijau. Kemudian juga ada Program yang digagas Kapolda Riau yang diberi nama Green Policing.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Tema ini tentu mengingatkan kita bahwa kepedulian kita tidak lagi tentang bagaimana membangun gedung&#45;gedung besar. Tapi kita saat ini tentu bagaimana kita menjaga alam. Karena apa? Karena menjaga alam bagian juga menjaga masa depan anak&#45;anak kita,&amp;quot; ucapnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Agung menilai, hari demi hari tanah maupun sungai dan bahkan laut pun hari ini sudah mulai dilakukan untuk dibangun gedung. Oleh karena itu, Agung mengajak para kepala daerah yang mempunyai kebijakan untuk sama&#45;sama menjaga lingkungan, menjaga alam, dan melestarikan.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kami sering diingatkan bahwa ketika kita memuliakan alam, memuliakan sungai, maka kita juga akan dimuliakan oleh alam yang selalu kita tempati ini,&amp;quot; pungkas Wali Kota.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/12212823547-70604-news-wali-kota-dorong-sem.jpeg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 14:05:21 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3013/wali-kota-dorong-semangat-green-city-dalam-imtgt-di-pekanbaru</guid></item><item><title>Wali Kota Apresiasi Pekanbaru Marketing Festival 2026, Dorong UMKM Siap Bersaing di Era AI</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3012/wali-kota-apresiasi-pekanbaru-marketing-festival-2026-dorong-umkm-siap-bersaing-di-era-ai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengapresiasi penyelenggaraan Corporate Day The 14th Pekanbaru Marketing Festival 2026 bertema Winning the Competition in the Age of AI yang digelar di Hotel Premier Pekanbaru, Kamis (6/8/2026).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Agung, kegiatan tersebut memberikan manfaat besar bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, perusahaan, hingga kalangan akademisi dalam meningkatkan pemahaman mengenai strategi pemasaran di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Kita mengapresiasi acara ini yang memberikan banyak bimbingan dan pengetahuan marketing kepada badan&#45;badan usaha dan UMKM, bahkan kepada kampus&#45;kampus, khususnya yang ada di Kota Pekanbaru,&amp;quot; ujarnya usai menutup kegiatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Corporate Day merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Marketing Festival (IMF) 2026 yang berlangsung pada 5&#45;7 Agustus 2026 di Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi forum bagi pelaku industri, praktisi pemasaran, dan pemimpin bisnis untuk berbagi wawasan mengenai strategi memenangkan persaingan di era AI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agung menilai, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam memperkuat sektor usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Dengan adanya kegiatan seperti ini, pemerintah tidak bekerja sendiri. Kita bisa berkolaborasi dengan badan usaha untuk meningkatkan perekonomian. Ketika para pedagang dan pelaku usaha mampu meningkatkan penjualannya, maka perekonomian Kota Pekanbaru juga akan ikut tumbuh,&amp;quot; jelasnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sementara itu, Founder &amp;amp; Chairman MCorp, Hermawan Kartajaya, mengatakan Indonesia Marketing Festival 2026 digelar di tujuh kota besar di Indonesia, termasuk Pekanbaru. Melalui agenda ini, para peserta diajak memahami strategi pemasaran yang relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;quot;Marketing adalah strategi memenangkan persaingan. Di era AI, tantangannya semakin besar karena perilaku pelanggan terus berubah. Membangun sebuah brand agar tetap relevan kini jauh lebih menantang dibanding sebelumnya,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/29182500396-11932-news-wali-kota-apresiasi-.jpg"/><pubDate>Thu, 06 Aug 2026 14:04:04 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3012/wali-kota-apresiasi-pekanbaru-marketing-festival-2026-dorong-umkm-siap-bersaing-di-era-ai</guid></item><item><title>IMT GT GCMC 2026 di Pekanbaru Berakhir, Malaysia Jadi Tuan Rumah Berikutnya</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3011/imt-gt-gcmc-2026-di-pekanbaru-berakhir-malaysia-jadi-tuan-rumah-berikutnya</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU &#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Ajang Indonesia Malaysia Thailand (IMT) Growth Triangle (GT) Green Cities Mayor Council (GCMC) ke&#45;9 resmi berakhir, Kamis (6/8/2026) kemarin di Ballroom Hotel Pangeran Pekanbaru. Malaysia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah IMT GT GCMC berikutnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Para delegasi siap berkolaborasi dalam sejumlah sektor untuk bersama menjaga kelestarian lingkungan. Satu di antara kerjasama dalam pengolahan sampah hingga pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kita bersama&#45;sama dalam upaya pengolahan sampah, apalagi persoalan sampah ini bukan hanya terjadi di Indonesia tapi di hampir semua negara menghadapi persoalan ini,&amp;quot; terang Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, Jumat (7/8/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Menurutnya, Kota Pekanbaru sendiri sudah memperkenalkan inovasi waste station sebagai upaya memilah sekaligus mengolah sampah. Ia keberadaan waste station tersebut sebagai wujud Kota Pekanbaru menuju Green City.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kita juga mulai menggunakan transportasi massal seperti bus bertenaga listrik, serta mewujudkan ruang terbuka hijau yang asri dan ramah anak,&amp;quot; terangnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Agung menambahkan Kota Pekanbaru juga sudah memiliki Green School atau Sekolah Hijau. Satu Sekolah Hijau yaitu SMPN 4 Pekanbaru yang mengajak muridnya memilah sampah hingga mengolah kompos.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kita juga siap berkolaborasi dalam bidang kebudayaan,&amp;quot; paparnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Seluruh delegasi IMT GT GCMC juga sepakat menjaga pepohonan kota. Ia menyebut pepohonan nantinya memiliki kode khusus sehingga terdata dan terjaga.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kita tandai, kita sepakat agar pohon alami ini terdata,&amp;quot; jelasnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Prosesi penanaman bibit pohon di Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya juga menjadi agenda penutup dalam IMT GT GCMC tahun 2026 pada Kamis kemarin . Setiap delegasi mendapat bibit pohon untuk ditanam langsung.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/29458227181-14864-news-imt-gt-gcmc-2026-di-.jpeg"/><pubDate>Fri, 07 Aug 2026 14:02:58 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3011/imt-gt-gcmc-2026-di-pekanbaru-berakhir-malaysia-jadi-tuan-rumah-berikutnya</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Dukung Bakti Kesehatan HUT ke&#45;1 Kodam XIX Tuanku Tambusai</title><link>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3010/pemko-pekanbaru-dukung-bakti-kesehatan-hut-ke1-kodam-xix-tuanku-tambusai</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&#45; Mewakili Walikota Pekanbaru, H Agung Nugroho, Sekretaris Dinas Kesehatan Pekanbaru, Dedy Sambudi, menghadiri kegiatan Bakti Kesehatan (BAKTIKES), dalam rangka HUT ke&#45;1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai di Rumah Sakit Awal Bros Hang Tuah, Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Sabtu (8/8/2026).&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dalam kegiatan bakti sosial, 193 pasien yang berasal dari berbagai wilayah di Provinsi Riau, bakal menjalani tindakan operasi gratis.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Dari 193 pasien, 128 pasien akan menjalani operasi katarak, 49 pasien operasi pengangkatan benjolan, 10 pasien operasi hernia, dan 6 pasien operasi bibir sumbing.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sejak pagi, para pasien menjalani sejumlah tahapan pelayanan. Mulai dari pemeriksaan administrasi, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kesehatan lanjutan untuk memastikan kesiapan menjalani tindakan operasi, hingga pengambilan obat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Kegiatan terlaksana melalui kolaborasi antara Kodam XIX/Tuanku Tambusai, RS Awal Bros, Yayasan Budha Tzu Chi, dan Fakultas Kedokteran Awal Bros.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Hadir dalam kegiatan, Kapoksahli Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Brigjen TNI Muhamad Yahya bersama Asops, Aspers, Aslog, Aster, Astend, Danpomdam, para Kabalak Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Sekretaris Dinas Kesehatan Pekanbaru, Dedy Sambudi, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol. Muharman Arta, dan undangan lainnya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Pangdam XIX/Tuanku Tambusai yang disampaikan Kapok Sahli, Brigjen TNI Muhamad Yahya menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;ldquo;Pengobatan gratis ini merupakan wujud kepedulian dan kolaborasi untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Kerja sama seperti ini diharapkan terus terjalin demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Riau,&amp;rdquo; ujar Brigjen TNI Muhamad Yahya.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Di waktu yang sama, Sekretaris Dinas Kesehatan Pekanbaru, Dedy Sambudi, mewakili Walikota Pekanbaru, H Agung Nugroho, mengapresiasi dan mendukung kegiatan BAKTIKES dalam rangka HUT Ke&#45;1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Ia menyampaikan, ini merupakan bentuk kepedulian Kodam XIX/Tuanku Tambusai dan pihak terkait terhadap kesehatan masyarakat.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Melalui bakti kesehatan ini, kami Pemerintah Kota Pekanbaru mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kodam XIX/Tuanku Tambusai, RS Awal Bros, Yayasan Budha Tzu Chi, dan Fakultas Kedokteran Awal Bros yang telah berkolaborasi membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah dan berkualitas,&amp;quot; ujar Dedy Sambudi.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;Sementara itu, perwakilan RS Awal Bros, dr. Linda Fegita, menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama dalam bakti sosial bidang kesehatan ini.&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;

&lt;p&gt;&amp;quot;Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam mendukung pemulihan kesehatan,&amp;rdquo; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://AsumsiSolusi.com/assets/berita/original/22256119647-25358-news-pemko-pekanbaru-duku.jpeg"/><pubDate>Sat, 08 Aug 2026 14:01:51 +0700</pubDate><guid>https://AsumsiSolusi.com/news/detail/3010/pemko-pekanbaru-dukung-bakti-kesehatan-hut-ke1-kodam-xix-tuanku-tambusai</guid></item></channel></rss>